Akirnya Virtus.pro menang melawan Evil Geniuses

ESL One Katowice 2018 yang sedang bergulir telah masuk ke fase semi final. Turnamen yang dilaksanakan di Polandia ini menghadirkan 16 tim Dota 2 dalam perebutan poin DPC (Dota Pro Circuit) dan piala ESL yang sangat khas tersebut.

Seri perdana dari ESL One Katowice 2018 pada hari Sabtu dan Minggu (24-25 Februari 2018) ini telah menampilkan pertandingan antar raksasa Rusia dan Amerika Serikat.
Dengan drama 3 pertandingan di Spodek Arena, Virtus.pro telah resmi mengakhiri kutukan tidak pernah menang selama 3 tahun melawan Evil Geniuses dan mengamankan spot semi final ESL Katowice yang akan berhadapan dengan tim fnatic.
Dalam laga pertamanya dibabak play-off, Virtus.pro sangat mendominasi jalannya pertandingan mereka melawan Evil Geniuses. Penuh strategi, draft pick yang bagus dan rotasi hingga permainan agresif dijalankan oleh tim berlogo beruang kutub tersebut.
Permainan Gyrocopter dari Vladimir “No[o]ne” Minenko dan Terrorblade dari Roman “Ramzes666” Kushnarev menjadi komposisi push and fight yang membuat Evil Geniuses kewalahan.
Melalui taktik farming game, rupanya Medusa dari Arteezy dan Ursa dari Fearbelum bisa mengalahkan kecepatan farming dari duo core Virtus.pro dan harus menerima kekalahan dengan skor telak (30-8). Poin pertama untuk tim asal Rusia.
Game 1 Match Stats, Powered by: TrueSight
Tak banyak berubah, laga kedua dari tim ini tetap menampilkan awal yang agresif. Virtus.pro sangat mengungguli baik segi networth hingga segi kill demi kill yang sangat intens.
Hasilnya, mampu membuat Troll Warlord dari Ramzes666 menjadi top networth, efesiensi farming para core, namun kekuatan pushing lane dari Evil Geniuses akan menjadi kunci kemenangan.
Artour “Arteezy” Babaev dengan Luna-nya mampu mengatur lane phase dari tim Virtus.pro, menambah tekanan untuk tim CIS tersebut ketika sibuk mengatur jalannya creep, hingga akhirnya menyadari akan perebutan Aegis of Immortal dari Roshan.
Smoke of Deceit yang telat, kill Roshan yang sangat cepat ditambah team wipedari Virtus.pro menjadi titik balik dominasi Evil GeniusesPush cepat dari Luna hingga puncaknya kesalahan dari No[o]ne saat menuju highground berakhir dengan kekalahan team fight Virtus.pro, Solo dan kawan-kawan terpaksa memberikan game kedua mereka. 1-1 bagi kedua tim.
Game 2 Match Stats, Powered by: TrueSight
Menuju laga penentuan, Evil Geniuses memulai dengan draft pick yang mereka inginkan. Pertandingan ketiga merasa semakin sengit dengan kedua tim yang memiliki poin 1-1 sama, tapi seperti game sebelumnya, Virtus.pro mampu mendominasi pada early game dan mencoba memberikan snow ball effect (unggul di awal hingga menang di akhir) terhadap Evil Geniuses.
Kerjasama luar biasa dan aksi impresif Vladimir “No[o]ne” Minenko dalam menggunakan Tinker nya, mampu memberikan Ultra Kill hingga memaksa banyak buyback di fase late game.
Doom dari 9pasha yang konsisten mengarah kepada Terrorblade dan juga pembelian Aghanim Sceptre oleh Solo dengan Disruptor nya, mampu me-muteddan silence segala inisiasi dari Evil Geniuses. Menyerahkan gelar ESL Katowice tahun ini, Evil Geniuses harus menerima kekalahan pahit dengan skor (14-30). Virtus.pro mengamankan tiket semi-final loser bracket ESL Katowice 2018.
Game 3 Match Stats, Powered by: TrueSight
Evil Geniuses telah tereliminasi, harus puas menempati posisi juara 5-6 dengan hadiah US$50,000 namun gagal mendapatkan poinDPC (Dota Pro Circuit) untuk tiket menuju gelaran The International 8 mendatang.

Virtus.pro sendiri akan berhadapan dengan fnatic pada hari Minggu (25/2/18) sebagai pertandingan terakhir di babak semi final dan sekaligus menjadi laga final untuk menemukan tim yang layak dinobatkan sebagai juara ESL One Katowice 2018.
Buat lebih berguna, sebarkan:
close
CLOSE [X]