Kyle, Zfreek dan compLexity

Di Amerika Utara, ada sepasang adik-kakak yang bermain dalam sebuah tim esports yang sama untuk lebih dari 6 tahun, duo tersebut adalah Kyle dan Zfreek. Mereka awalnya bermain bersama di tim StayGreen pada game Heroes of Newerth(HoN) – sebuah game milik Garena dan S2 Games.

heroes of newerth
Image Courtesy: daydull.com

StayGreen merupakan salah satu tim terbaik pada eranya, dan mereka sempat memenangkan 5 ajang LAN berturut-turut sejak pembentukannya pada tahun 2012. Yang membuat tim StayGreen lebih unik lagi adalah, mereka pada akhirnya ‘memproduksi’ beberapa pemain profesional Dota 2 terbaik saat ini, contohnya LimmpKheZuChessieMynutsSLiCKz dan pastinya Kyle serta Zfreek.

staygreen hon
Image Courtesy: nonfictiongaming.com

Namun seiring waktu, tidak sedikit pemain HoN yang memutuskan untuk pindah ke Dota 2, game yang jauh lebih menjanjikan untuk karir esports mereka ke depannya. Pada akhirnya, StayGreen-pun juga dibubarkan, yang menyebabkan Kyle dan Zfreek untuk vakum dari ranah kompetitif.
Setelah melihat ppd – mantan rekan satu tim Kyle di HoN – berhasil menduduki juara ke-3 pada ajang The International 2014, Kyle akhirnya memilih untuk bermain Dota 2 secara profesional. Ia menyadari bahwa ia memiliki potensi untuk menjadi yang terbaik, maka ia beserta adiknya Zfreek, membentuk tim StayGreen sekali lagi, tetapi di Dota 2.
Zfreek bahkan dikatakan menolak beberapa tawaran dari tim-tim lainnya, hanya untuk membuat sebuah tim bersama kakaknya, Kyle.
StayGreen lalu diakuisisi oleh salah satu organisasi terbesar di Amerika Utara saat itu – compLexity (coL). Organisasi tersebut sempat memiliki roster yang berhasil lolos ke ajang The International 2012, tetapi setelah ajang tersebut mereka memilih untuk vakum dari ranah kompetitif.
Sampai akhirnya roster StayGreen yang berisikan MoonMeanderRiser, Kyle, Zfreek dan Limmp diakuisisi oleh compLexity, menandai kembalinya compLexity di ranah Dota 2.
Tidak lama sebelum babak kualifikasi region Amerika untuk The International 2015, coL lalu menambah dua pemain baru yakni Fly dan Zyzz. Dengan roster tersebut, Kyle sang pemimpin serta rekan-rekan timnya berhasil lolos ke Main Event TI5.

complexity 2015
Image Courtesy: dotablast.com

Namun karena hasil yang kurang memuaskan pada ajang tersebut, Fly dan MoonMeander meninggalkan coL untuk membentuk tim (monkey)Business, yang nantinya dijadikan roster pertama OG.
coL sudah melewati berbagai pergantian pemain yang berbeda-beda, namun duo yang selalu ada di rosternya adalah Kyle dan Zfreek. Keduanya seakan-akan masih percaya betul bahwa satu saat nanti tim yang mereka bela selama ini dapat menjadi yang terbaik di dunia nantinya.
Tahun 2017 sepertinya merupakan tahun terberat bagi coL, mereka tidak hanya gagal untuk melewati babak kualifikasi TI7, namun setelah kegagalan tersebut, mereka juga harus kehilangan dua dari pemain mereka yaitu DeMoNFeero serta coach 343.

complexity roster change
Image Courtesy: gosugamers.net

Ketiga pemain tersebut, terutama DeMoN, dipercaya akan mengubah coL untuk menjadi lebih baik. Namun hasil yang mereka dapat berkata sebaliknya, coL terlihat sudah sangat sering bergelut di kegagalan.
“Kami sangat senang untuk memiliki Adam dalam tim coL. Apalagi dengan adanya swindlemelonzz dan DeMoN di tim, kami sudah memiliki segudang pengalaman dan opini tentang cara-cara bermain yang berbeda, serta bagaimana tim kami harus dipimpin. Adam membantu mengurangi sedikit kebisingan dan memperkuat apa yang harus kami fokuskan dan membantu menyatukan gameplan kami secara menyeluruh.” tutur Kyle Bautista – Manajer Umum compLexity saat kami wawancarai beberapa waktu silam.
Untuk mengisi dua slot yang kosong, coL merekrut kembali Chessie dan Limmp, dua pemain yang sempat bermain di coL juga sebelumnya. Kembalinya Chessie dan Limmp mengembalikan roster compLexity pada tahun 2016, namun digantinya Handsken dengan Moo.
Meski hanya berbeda satu pemain dari roster lama compLexity, hasil mereka-pun melejit dari yang sebelumnya. compLexity akhirnya dapat lolos dari beberapa babak kualifikasi ajang Minor dan juga Major, contohnya ESL One Katowice 2018, StarLadder i-League Invitational #4, dan lain-lain.

complexity 2018 roster
Image Courtesy: gosugamers.net

Bersama sang kapten yang setia, Kyle, sekaligus dengan bantuan dari rekan satu timnya, Chessie, Limmp, Moo, dan Zfreek, compLexity berhasil merebut kembali tahta salah satu tim terbaik di Amerika Utara, menjadi salah satu tim yang dihormati dan ditakuti tim-tim lainnya.
Tidak sedikit orang yang meragukan duo adik-kakak tersebut untuk tetap bermain dan percaya dengan compLexity, namun pada akhirnya keduanya membuktikan bahwa mereka salah selama ini.


Buat lebih berguna, sebarkan:
close
CLOSE [X]