Perjalanan Karir 2hoi Bersama XCN dan Perjalanan Fantastis di IGC 2018

Sempat menghilang dari kompetitif Dota 2 Indonesia, Chang “2hoi” Tu Haiakhirnya kembali dengan menjadi pemain dari XCN, tim yang sempat merajai Dota 1 di region SEA. Hebatnya lagi ia saat ini bermain bersama tiga pemain dari luar negeri.
Sumber: Fanpage XCN
Meski sempat lolos di kualifikasi GESC: Indonesia Minor namun mereka harus gagal menjadi perwakilan Indonesia di turnamen yang masuk Dota Pro Circuit tersebut. Namun mereka akhirnya bangkit setelah secara mengejutkan berhasil mengalahkan dua tim raksasa Dota 2 Indonesia saat ini yaitu EVOS dan The Prime NND di gelaran IGC 2018.
Saya melakukan wawancara bersama 2hoi setelah berhasil memenangkan game ketiga melawan The Prime NND yang berlangsung selama 71 menit saat semifinal Upper Bracket!
Sebelumnya saya mengucapkan selamat terlebih dahulu sudah mencapai final upper bracket, apa rahasianya bisa melangkah sejauh itu, bahkan mengalahkan EVOS dan The Prime NND?
“Kami tetap latihan terus menerus dan selalu melakukan pembahasan mengenai permainan. Terkadang di dalam game terjadi kesalahan yang bisa saja terjadi seperti di game kedua melawan The Prime NND namun kami memilih melupakannya dan tetap yakin dan saling percaya antar satu sama lain.”
Apa alasannya memilih keluar dari EVOS dan akhirnya memilih bergabung bersama XCN?
“Sebenarnya saya ingin mencari pengalaman baru dan sempat kembali ke Palembang untuk membantu keluarga. Saya akhirnya bertemu dengan pemain lain di pub game dan ada usulan untuk membentuk tim dan jadilah SEA Reject yang akhirnya menjadi XCN.”
Bagaimana pendapatnya mengenai para pemain XCN, mengingat jarang ada tim Indonesia yang ada pemain dari luar negeri?
“Orang-orang di XCN benar-benar try hard. Apalagi mereka mau berkorban dan datang dari luar negeri ke Indonesia untuk kumpul bersama. Mereka juga memiliki personality yang baik dan ramah.
Justru kedatangan para pemain luar negeri membawa warna tersendiri bagi tim kami. Contohnya seperti EG dan Team Liquid yang berasal dari berbagai negara. Para pemain tersebut memiliki mindset game dan style yang bervariasi, yang justru bisa menjadi masukan yang bagus di tim.”
2hoi xcn
2hoi dari XCN
Selama di XCN, pakai bahasa apa dalam melakukan komunikasi?
“Pakai bahasa Inggris”
Bagaimana pendapat Anda mengenai IGC tahun ini?
“Saya berharap lebih banyak turnamen seperti IGC agar bisa mengasah pemain yang memiliki skill jago namun masih bermental pub yang membuat mereka hanya berani mengikuti turnamen kecil. Dengan adanya turnamen ini bisa memacu mereka untuk terjun ke kompetitif.”
Tahun lalu, IGC ada mengadakan kualifikasi untuk SEA dan mendatangkan dua tim yaitu Happy Feet dan PewPew. Sayangnya, tahun ini Echo International yang menjadi tim luar negeri justru tidak ada. Bagaimana pendapatnya?
“Sangat disayangkan Echo International tidak bisa menghadiri turnamen, apalagi kedatangan tim luar bisa membangkitkan daya saing dan membuktikan tim Indonesia tidak kalah dari tim luar negeri. Jika ada tim luar negeri maka kita akan terus termotivasi untuk mengalahkan tim luar bahkan mungkin bisa masuk turnamen major ataupun minor.”
Sebelum menutup wawancara, ada pesan untuk fans XCN?
Terima kasih sudah mendukung kami sampai sejauh ini dan tetap dukung kami untuk bisa menjadi juara IGC 2018!
Buat lebih berguna, sebarkan:
close
CLOSE [X]