Beberapa Fakta Menarik Dari Perhelatan International 8



Prizepool Sulit Menembus Rekor Baru
Mungkin hal ini yang kurang kalian semua sadari, bahwa perkembangan Prizepool dari ajang The International 8 tahun ini tidak sefantastis biasanya. Hampir genap 50 hari setelah perilisan, belum ada tanda-tanda prizepool tersebut akan meningkat kembali secara tajam. Posisinya sekarang-pun masih di angka $15.581.223 yang masih $9 Juta dibawah prizepool tahun lalu.
Akankah akhirnya prizepool ajang The International akan berhenti berkembang untuk pertama kalinya? Mengingat selama perhelatannya setiap tahun, jumlah prizepool tersebut selalu berkembang dan belum pernah menurun satu kali-pun. Kita tunggu aja ya Brott!

4 Mantan Juara, 7 Pendatang Baru


Dari 18 tim yang sudah terkualifikasi menuju ajang The International 8, ada 3 tim mantan juara sebelumnya yang kembali terkualifikasi untuk bisa meraih Aegis of The Champion Keduanya. Mereka ialah Team Liquid yang merupakan juara tahun lalu dan unggulan saat ini, Newbee yang merupakan juara The International 4 dan runner up tahun lalu, serta Evil Geniuses yang merupakan juara The International 5 yang baru saja merombak habis roster mereka. Terkahir Invictus Gaming yakni Jawara The International 2 yang sekarang tengah mengalami masa-masa sulit.
Serta ada 7 tim baru yang nampaknya juga takkan menyerah dengan mudah untuk bisa mendapatkan titel juara pertama mereka. Mineski, VGJ,Thunder, OpTic Gaming, Winstrike dan VGJ,Storm yang berisikan beberapa nama-nama yang sudah familiar dengan ajang terbesar dari Valve ini. Juga paiN Gaming serta Team Serenity yang membawa banyak pemain baru yang siap memberikan kejutan pada ajang The International 8.

17 Pemain yang Mungkin Merebut Aegis Kedua Mereka
Dari 108 pemain dan pelatih yang akan hadir di Rogers Arena, Kanada tahun ini, terdapat 17 pemain dan pelatih yang mungkin mendapatkan Aegis of The Champion kedua mereka. Beberapa dari mereka merupakan mantan pemain dan sekarang menjadi pelatih, serta beberapa pelatih yang kembali berkesempatan membawa tim-nya untuk merebut titel juara The International.
Sayangnya juara The International 6, yakni Wings Gaming yang bubar dengan segenap kontroversi sama sekali tidak menghadirkan perwakilan di ajang The International 8. Padahal seluruh juara sebelumnya, tetap menghadirkan seorang yang berkompetisi pada tahun ini.
Komposisi Pemain Masih Dikuasai China
Komposisi nasionalitas pemain selalu menjadi perbincangan hangat setiap tahunnya. Apalagi tahun ini dimana 2 pemain asal Indonesia yakni Xepher dan inYourDreaM yang hampir saja lolos menuju The International 8 setelah pertarungan sengit dengan TNC Predator.
Namun satu hal yang masih sama, meski menghadirkan pemain dari 24 negara yang berbeda, jumlah pemain dari negeri China masih tetap mendominasi dengan jumlah 27 pemain. Tentu saja, hal ini terkait dengan jumlah tim dari China yang selalu hadir setiap tahunnya, yang selalu memberikan pertarungan menarik dalam setiap perhelatan ajang terbesar DOTA 2 tahunan ini.
Tersisa 4 Pemain yang Selalu Hadir di Ajang The International
Dari 90 pemain yang akan bertanding nanti, hanya tersisa 4 pemain yang tidak pernah absen dalam perhelatan ajang The International sejak tahun 2011 kemarin. 3 diantara mereka-pun sudah pernah merasakan titel juara The International 8 dalam berbagai tahun yang berbeda,yakni Puppey di The International 1, Universe di The International 5 dan Kuroky di The International 7 kemarin.
DDC yang merupakan satu-satunya pemain yang belum pernah merasakan Aegis of The Champion juga menjadi pemain yang bertanding dengan jumlah tim yang paling banyak. Total 6 tim yang pernah ia bela dalam ajang The International, yakni Invictus Gaming, LGD Gaming, EHOME, Vici Gaming Reborn, LGD Forever Young dan juga VGJ Thunder yang tahun ini ia bela.
Melihat Pola Kebelakang, Hanya 2 Tim yang Mungkin Juara
Sebuah fakta menarik, dimana juara ajang The International setiap tahunnya selalu berganti antara tim Eropa, Amerika atau CIS dengan tim China. Serta, mantan juara The International tidak akan mungkin bisa mendapatkan Aegis of The Champion keduanya. Jika kita mencoba menelusuri pola yang sama, akan tersisa 2 tim yang bisa menang, yakni PSG.LGD dan juga Team Serenity.
Meski bukan merupakan hal yang pasti, namun apabila hal tersebut benar, maka pola ini memang benar-benar nyata adanya dan mungkin seperti banyak orang bilang merupakan kutukan tersendiri bagi para peserta ajang The International setiap tahunnya.
Buat lebih berguna, sebarkan:
close
CLOSE [X]